• SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP)

    SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP)


    SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP)
    SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP)

    Sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) WA: 0857-6295-3255 CV SKA Instalasi atau Pemasangan Rambu suar ( Buoy ), menjual semua jenis navigasi pelayaran serta Jasa perawatan sarana bantu navigasi pelayaran di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang sarana bantu navigasi pelayaran atau rambu pelayaran kami siap melakukan pengerjaan dari mulai perencanaan berikut instalasi dan perawatan. 

    Sarana bantu navigasi pelayaran yang disingkat SBNP adalah merupakan peralatan yang dibutuhkan sebagai rambu rambu lalu lintas laut atau panduan navigasi dari pelayaran kapal di laut.  Pengertian sarana bantu navigasi pelayaran sebagai alat bantu serta panduan yang harus di diketahui oleh seorang nahkoda kapal atau anak kapal saat berlayar dilaut yang memiliki aturan standar sebagai rambu pelayaran dan rambu lalu lintas di laut yang berlaku di juga pada laut diseluruh dunia atau berlaku Internasional. Banyaknya makalah yang membahas masalah kecelakaan di kapal saat ini khususnya di laut pasti tentang sarana bantu navigasi pelayaran yang minim. Mengingat negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki luas laut serta pulau yang banyak tentu sarana rambu navigasi pelayaran menjadi sangat dibutuhkan untuk menghindari atau mengurangi tingkat kecelakaan pelayaran di laut Indonesia.

    Dimana diletakkan sarana bantu navigasi pelayaran ?, agar anda mengetahui lebih jelas mengenai tempat dimana saja rambu rambu pelayaran seharusnya diletakkan. Inilah beberapa tempat yang seharusnya memiliki rambu pelayaran dan sudah menjadi keharusan agar menjadi pengetahuan anda. 

    1. Di tempat pintu keluar dan pintu masuk pelabuhan berupa sarana bantu seperti lampu Merah dan Lampu hijau bagi kapal dalam melakukan pelayaran agar tidak saling bertabrakan antar kapal.
    2. Di tempat bagian yang dangkal dan perlu dihindari di tengah laut sarana bantu navigasi pelayaran dalam bentuk pelampung suar diletakkan agar tidak melewati area itu. Atau di tempat adanya kapal karam yang mengakibatkan perairan itu menjadi area larangan untuk kapal besar melewatinya.
    3. Di Perbatasan laut antar negara sebagai tanda batas laut yang seharusnya tidak boleh dimasuki oleh kapal tanpa ijin dari negara masing masing.
    4. Di tengah laut di kedalaman adanya pipa gas atau sambungan kabel bawah laut juga biasanya akan diletakkan pelampung suar yang menandakan area laut tidak boleh dilalui.


    Pembagian rambu pelayaran kebanyakan tentunya ada di lautan berupa pelampung suar, namun rambu pelayaran juga ada yang  di darat atau di pantai yang biasa disebut dengan menara mercusuar. Kebanyakan dari jenis serta model sarana bantu navigasi pelayaran sebagai letaknya di laut atau di pintu masuk dan keluar kapal menuju atau tiba di suatu dermaga atau Pelabuhan di suatu Pulau. Mulai dari warna serta aturan yang sudah menjadi standar internasional serta artinya yang akan menjelaskan maksud dari tujuan rambu pelayaran tersebut dibuat. 

    FUNGSI SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN

    Fungsi sarana bantu navigasi pelayaran umumnya diketahui dan di pelajari secara mendalam dalam makalah sarana navigasi bantu pelayaran di sekolah pelayaran mulai dari  tingkatan terendah anak buah kapal sampai dengan nakhoda atau kapten sebagai tingkatan paling tinggi  sebagai seorang yang akan menentukan atau mengantarkan anda menggunakan kapal laut menuju suatu pulau atau dermaga pelabuhan. 
    Berikut adalah fungsi dari sarana bantu navigasi pelayaran agar agar dipatuhi dan diketahui semua orang yang berhubungan dalam dunia pelayaran dan kelautan pada umumnya.

    1.  Sebagai sarana navigasi pelayaran dalam menentukan mengambil keputusan ketika menemukan rambu pelayaran di area yang belum pernah dilalui sebelumnya. 
    2.  Mengurangi tingkat kesalahan atau kecelakaan di laut.
    3. Mercusuar sebagai petunjuk dan panduan arah serta acuan arah navigasi bagi nakhoda.
    4. Pengawasan area perbatasan laut suatu negara dari kapal yang tidak memiliki ijin memasuki area laut itu.
    5.  Pengawasan pencurian sumber daya laut dari kapal asing
    6.  Sebagai tanda area di lautan yang dalam dan yang dangkal serta terlarang untuk dilewati.
    7. Sebagai patokan koordinat serta posisi dimana anda berada saat berlayar dan menemukan tanda rambu pelayaran.
    8.  Batas perairan international atau laut bebas.

    Semua alat sarana bantu navigasi pelayaran dibuat untuk tujuan agar semua rambu tersebut dapat dipatuhi. 

    JENIS SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN DAN FUNGSINYA

    gambar sarana bantu navigasi pelayaran
    Jenis sarana bantu navigasi pelayaran  yang ditempatkan pada jalur jalur pelayaran di laut lepas atau saat  menuju dermaga dan pelabuhan adalah sebagai berikut :


    1. Menara suar atau Mercusuar : Jenis sarana bantu pelayaran ini umumnya tinggi karena berada di darat dan berbentuk berupa bangunan tinggi melingkar mengerucut, dapat juga  berupa Tower dengan tangga dengan tiang bangunan dari besi dengan lampu penerang dengan lensa khusus yang  kearah laut lepas atau sekelilingnya yang dipasang pada bagian paling atas dari menera biasanya selalu ada  dekat dengan pelabuhan, atau penanda pulau kecil di tengah laut atau juga pulau perbatasan di tengah laut. Memiliki fungsi sebagai tanda serta acuan arah untuk  kapal-kapal yang akan menuju  atau menghindari pulau dan juga sebagai penentuan  koordinator posisi kapal saat itu. Menara mercusuar biasanya selalu ada yang menunggu dan bertugas sebagai pegawai yang juga dibayar oleh pemerintah khususnya di pulau pulau kecil di dekat perbatasan laut antar negara.


    2. Pelampung suar (buoy) : Jenis sarana bantu pelayaran yang satu ini berada di air khusus sebagai rambu pelayaran memiliki alat penerang menggunakan tenaga matahari (solar cell) . Bentuk seperti permanen atau pelampung mengapung namun terikat sampai  kebagian dasar laut yang ditempatkan di perairan pantai atau di dalam pelabuhan dan berfungsi memberikan informasi kepada kapal-kapal yang sebagai panduan navigasi di daerah sekitarnya. Biasa diletakkan pada lokasi-lokasi  seperti di pelabuhan, posisi jalur masuk dan jalur keluar serta tempat-tempat dangkal atau tempat yang memiliki halangan di bawah air dan juga di jalur sebagai penanda rambu pelayaran yang aman untuk bisa dilewati.


    3. Lampu Suar spot : Jenis sarana bantu pelayaran berbentuk berupa lampu penerang dengan posisi tetap diletakan pada bagian paling tinggi pada satu menara yang cahayanya berfungsi sebagai penerangan memberikan informasi dari kejauhan kepada kapal-kapal yang berlayar di sekitar daerah tersebut  akan adanya benda-benda seperti kapal karam dengan  atau adanya karang  serta tempat-tempat dangkal  yang dilarang dan  tidak boleh dilalui.

    4. Lampu Suar penuntun (landing light) : yaitu suatu alat berbentuk lampu penerang  yang memiki lensa yang mampu dan berfungsi sebagai penerangan  , yang dipasang diatas bangunan atau tower sejenis menara pelabuhan diarea selat sempit yang memberikan panduan kepada kapal-kapal  akan melewati  jalur  yang sulit dan sempit di pelabuhan atau selat dekat dengan pulau.


    5. Lampu Suar pengarah : , Yaitu suatu alat penerang yang yang mampu sekaligus mengeluarkan tiga jenis sinar yang berbeda. Dipasang pada bagian atas bangunan seperti tiang atau menara pada pelabuhan atau selat selat berfungsi untuk memberikan penerangan dan mengarahkan kapal yang beroperasi di jalur jalur pelayaran yang sempit dengan sinar warna putih ditengah diapit oleh sinar warna hijau dan sinar warna merah.

    6. Radio Transmitter : yaitu perlengkapan radio dengan gelombang menengah memiliki transmisi, antena dan peralatan pendukung lainnya untuk menyiarkan sinyal  gelombang menengah agar supaya  kapal-kapal yang dilengkapi dengan perlengkapan pencari arah dari radio dapat menggunakan pancaran dari sinyal yang dikeluarkan dari statiun tersebut untuk tujuan dapat menentukan posisi.

    PERATURAN SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN

    Peraturan sarana bantu navigasi pelayaran telah ditetapkan pemerintah dan merupakan peraturan menteri perhubungan tentang sarana bantu navigasi pelayaran di Indonesia. PM 25 tahun 2011 tentang sarana bantu navigasi-pelayaran diatur sebagaimana yang harus dipatuhi dan menjadi acuan untuk sebagai sarana bantu navigasi pelayaran yang juga mengikuti standar dari Internasional sebagai ketetapannya dapat anda download disini. Peraturan ini mengatur semua tentang penyelenggaraan sbnp yang ada diseluruh laut di Indonesia.



    JASA PERAWATAN SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN


    JASA PERAWATAN SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN

    CVSKA sebagai perusahaan yang menjual perlengkapan dan macam macam sbnp serta melayani jasa perawatan rambu pelayaran siap mengikuti aturan yang berlaku tentang penyelanggaraan sbnp sesuai dengan peraturan menteri perhubungan . Bukan cuma sebagai toko alat navigasi kapal di Jakarta namun memiliki jalinan international dengan standar terbaik untuk rambu navigasi laut di seluruh dunia.


    Demikian semoga kami dapat memberikan yang terbaik denga penawaran mengenai sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP) mulai dari instalasi pemasangan dan perawatan sarana bantu pelayaran di Seluruh Indonesia.


    jasa perawatan rambu pelayaran, rambu suar, bouy navigasi


    Artikel terkait :
    jual rubber fender | sbnp online | kode rambu suar lengkap | makalah tentang sarana bantu navigasi pelayaran | pengertian sarana bantu navigasi pelayaran | rambu navigasi laut | sbnp online | kode rambu suar lengkap | penyelenggaraan sbnp | alat bantu navigasi kapal | pm 25 tahun 2011 tentang sbnp 


  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP)

    Kami siap melayani jasa mulai dari proses perencanaan, instalasi hingga perawatan untuk penyediaan alat bantu navigasi pelayaran di Seluruh Indonesia.

    Cari di Web Ini

    ADDRESS

    Legenda Wisata, Ruko Newton Square Blok U20 No.7 Gunung Putri Bogor, Jawa Barat

    EMAIL

    marketing@cvska.net

    info@cvska.net

    MOBILE

    +62-21-2288-6882,
    +62-813-8988-2622